Monday, 27 November 2017

Rumah Sang "Dragon" Komodo

Tidak akan pernah ada kata yang mampu mewakili keindahaan bumi Sasando, sejuta kata sekalipun. Mulai dari keindahaan alam yang bukan fiksi belaka seperti sinetron. Iya, Nusa Tenggara Timur salah satu provinsi yang memiliki keanekaragaman budaya dan alam yang membentang sejauh mata ini memandang.



Kali ini tentang indahnya gugusan Taman Nasional Kepulauan Komodo yang berada di Flores bagian dari Nusa Tenggara Timur. Tepatnya berada di Kabupaten Manggarai Barat. Salah satu daya tarik dari kepulauan Komodo adalah “sang naga” hewan yang endemik di pulau komodo. Konon Komodo ini adalah salah satu hewan purba yang masih hidup hingga sekarang. Pulau komodo juga belum lama ini menjadi salah satu keajaiban dunia yang telah diakui oleh UNESCO. Kita sebagai bagian dari bangsa Indonesia patut berbangga negara kita menjadi terkenal di mata salah satunya dengan Taman Nasional Kepulauan Komodo.

Komodo saat ini populasinya semakin terancam karena sumber makanan semakin berkurang, namun pihak Taman Nasional Komodo berupaya untuk tetap menjaga habitat Komodo tetap terjaga keasliannya. Makanan dari Komodo sendiri adalah Rusa, kerbau yang ada di Pulau Komodo. Selain Pulau komodo, pulau Rinca menjadi salah satu pulau yang endemic dengan Komodo. Komodo merupakan salah satu hewan buas karena sangat berbahaya. Indera penciuman yang sangat tajam dan air liur yang sangat mematikan. Dalam air liur komodo mengandung ribuan bakteri yang sangat berbahaya untuk manusia. Selain itu kecepatan lari komodo bisa mencapai 20km/jam. Bayangkan jika kita bertemu dihutan dengan hewan ini. Pastilah kita akan berlari sekuat tenaga.
Meskipun tergolong binatang buas namun kita tidak perlu kecewa, karena di Taman Nasional Kepulauan Komodo kita bisa melihat langsung dengan hewan purba ini dengan ditemani sang pawang yang biasa disebut “Ranger”. Walaupun sudah ditemani pawang kita tetap patut waspada dengan hewan ini. Perjalanan mencari sang naga di Pulau Rinca dibagi ked alam tiga trek yaitu panjang, medium dan pendek. Ketiga trek tersebut memang tidak memberikan jaminan kita dapat melihat langsung sang naga. Semua itu tergantung keberuntungan kita. Bermain dengan alam dan makhluk hidup itu semua berdasarkan dengan keberuntungan. Selain Komodo di pulau Rinca juga menyajikan pemandangan yang sangat bagus. Mulai dari padang ilalang yang menguning Karena bertepatan dengan musim kemarau. Menambah eksotisme ketika berada di NTT. Ketika kita berada di puncak bukit kita juga mampu melihat gugusan kepulauan Komodo yang sangat indah.

Untuk bisa menikmati keindahan ini kita bisa memulai perjalanan dari Kota Labuan Bajo. Di sepanjang jalan pinggir pelabuhan kita bisa memilih paket wisata yang kita inginkan. Mulai dari one day trip atau 3D2N. Hal ini tentunya bisa kalian pilih berdasarkan budget yang kita miliki. 

No comments:

Post a Comment